Laman

Powered by Blogger.

Banner 468

Pages

CAMERA ANGLE

Monday, December 29, 2014


KOMPOSISI DASAR DAN SUDUT PENGAMBILAN GAMBAR ( CAMERA ANGLE 


Dalam dunia fotografi tidak sedikit fotografer apalagi yang masih pemula, seolah terlena pada hal-hal yang bersifat teknis saja, seperti mengatur bukaan diafragma, pengaturan kecepatan, dan pengaturan jarak. Mungkin juga, selama ini tidak terpikirkan bahwa di dalam foto itu terkandung nilai-nilai tertentu yang dapat membuat foto itu bagus atau sebaliknya menjadi berantakan. Salah satunya adalah pengaturan komposisi. Mungkin belum pernah membayangkan, bahwa dengan pengaturan komposisi sesungguhnya dapat ditonjolkan subjek utama. Bahkan tidak jarang akan mendukung keberhasilan foto-foto yang kita buat.
Definisi Komposisi
Komposisi secara sederhana diartikan sebagai cara menata elemen-elemen dalam gambar, elemen-elemen ini mencakup garis, bentuk, warna, terang dan gelap. Yang paling utama dari aspek komposisi adalah menghasilkan visual impact (sebuah kemampuan untuk menyampaikan perasaan yang anda inginkan untuk berekspresi dalam foto). Dengan komposisi, foto akan tampak lebih menarik dan enak dipandang  dengan pengaturan letak dan perbandaingan objek-objek yang mendukung dalam suatu foto. Dengan demikian perlu menata sedemikian rupa agar tujuan dapat tercapai, apakah itu untuk menyampaikan kesan statis dan diam atau sesuatu mengejutkan. Dalam komposisi selalu ada satu titik perhatian yang pertama menarik perhatian.
Tujuan Mengatur Komposisi Dalam Fotografi
1.    Dengan mengatur komposisi foto, kita juga dapat membangun “mood” suatu foto dan keseimbangan keseluruhan objek foto.
2.    Menyusun perwujudan ide menjadi sebuah penyusunan gambar yang baik sehingga terwujud sebuah kesatuan (unity) dalam karya.
3.    Melatih kepekaan mata untuk menangkap berbagai unsur dan mengasah rasa estetik dalam pribadi pemotret.
Jenis-Jenis Komposisi :
  1. Garis
Komposisi ini terbentuk dari pengemasan garis secara dinamis baik garis lurus, melingkar / melengkung. Biasanya komposisi ini bisa menimbulkan kesan kedalaman dan kesan gerak pada sebuah objek foto. Ketika garis-garis itu digunakan sebagai subjek, yang terjadi adalah foto menjadi menarik perhatian. Tidak penting apakah garis itu lurus, melingkar atau melengkung, membawa mata keluar dari gambar. Yang penting garis-garis itu menjadi dinamis.
  1. Bentuk
Komposisi ini biasanya dipakai fotografer untuk memberikan penekanan secara visual kualitas abstrak terhadap sebuah objek foto. Biasanya bentuk yang paling sering dijadikan sebagai komposisi adalah kotak dan lingkaran.
  1. Warna
Warna memberikan sebuah kesan yang elegan dan dinamis pada sebuah foto apabila dikomposisikan dengan baik. Kadang kala komposisi warna dapat pula memberikan kesan anggun serta mampu dengan sempurna memunculkan “mood color” (keserasian warna) sebuah foto terutama pada foto – foto “pictorial” (Foto yang menonjolkan unsur keindahan)
  1. Gelap dan Terang
Komposisi ini sebenarnya dipakai oleh fotografer pada era fotografi analog masih berkembang pesat terutama pada pemotretan hitam putih. Namun, sekarang ini, ditengah – tengah era digital komposisi ini mulai diterapkan kembali. Kini pengkomposisian gelap dan terang digunakan sebagai penekanan visualitas sebuah objek. Kita dapat menggunakan komposisi ini dengan baik apabila kita mampu memperhatikan kontras sebuah objek dan harus memperhatikan lingkungan sekitar objek yang dirasa mengganggu yang sekiranya menjadikan permainan gelap terang sebuah foto akan hilang.
  1. Tekstur
Yaitu tatanan yang memberikan ksan tentang keadaan prmukaan suatu benda (halus, kasar, beraturan, tidak beraturan, tajam, lembut,dsb). Tekstur akan tampak dari gelap terang atau bayangan dan kontras yang timbul dari pencahayaan pada saat pemotretan.

Penerapan Komposisi Dalam Pemotretan
Dalam pengemasan sebuah foto agar terkesan dinamis dan menimbulkan keserasian perlu sebuah pemahaman tentang kaidah – kaidah tentang komposisi. Yang antara lain:
Ø   Rule of Thirds  (Sepertiga Bagian / Rumus Pertigaan)
Pada aturan umum fotografi, bidang foto sebenarnya dibagi menjadi 9 bagian yang sama. Sepertiga bagian adalah teknik dimana kita menempatkan objek pada sepertiga bagian bidang foto. Hal ini sangat berbeda dengan yang umum dilakukan dimana kita selalu menempatkan objek di tengah-tengah bidang foto


Ø   Sudut Pemotretan (Angle of View)
Salah satu unsur yang membangun sebuah komposisi foto adalah sudut pengambilan objek. Sudut pengambilan objek ini sangat ditentukan oleh tujuan pemotretan. Maka dari itu jika kita mendapatkan satu moment dan ingin mendapatkan hasil yang terbaik,
jangan pernah takut untuk memotret dari berbagai sudut pandang. Mulailah dari yang standar (sejajar dengan objek), kemudian cobalah dengan berbagai sudut pandang dari atas, bawah, samping sampai kepada sudut yang ekstrim.


Ø   Format : Horizontal dan vertikal
Proposi pesrsegi panjang pada view vender pada kamera memungkinkan kita untuk memotret dengan menggunakan format landscape(horisontal) maupun portrait (vertikal). Format pengambilan gambar dapat menimbulkan efek berbeda pada komposisi akhir.
Ø   Dimensi
Meskipun foto bercerita dua dimensi, yang artinya semua terekam diatas satu bidang. Namun, sebenarnya foto dapat dibuat terkesan memiliki kedalaman, seolah-olah dimensi ketiga. Unsur utama membentuk dimensi adalah jarak, Dimensi dapat terbentuk apabila adanya jarak, jika kita menampilkan suatu obyek dalam suatu dimensi maka akan terbentuk jarak dalam setiap elemennya. Untuk membuat suatu dimensi diperlukan adanya permainan ruang tajam, permainan gelap terang dan garis.

Sudut Pengambilan Gambar ( Camera Angle )
Dalam fotografi agar foto yang kita hasilkan memiliki nilai dan terkesan indah harus diperhatikan mengenai masalah penggunaan sudut pengambilan gambar yang baik. Dalam fotografi dikenal 3 sudut pengambilan gambar yang mendasar, yaitu:

§   Bird Eye
Sudut pengambilan gambar ini, posisi objek dibawah / lebih rendah dari kita berdiri. Biasanya sudut pengmbilan gambar ini digunakan untuk menunjukkan apa yang sedang dilakukan objek (HI), elemen apa saja yang ada disekitar objek, dan pemberian kesan perbandingan antara overview (keseluruhan)lingkungan dengan POI (Point Of Interest).
§   High Angle
Pandangan tinggi. artinya, pemotret berada pada posisi yang lebih tinggi dari objek foto.
§   Eye Level
Sudut pengembilan gambar yang dimana objek dan kamera sejajar /  sama seperti mata memandang. Biasanya digunakan untuk menghasilkan kesan menyeluruh dan merata terhadap background sebuah objek, menonjolkan sisi ekspresif dari sebuah objek (HI), dan biasanya sudut pemotretan ini juga dimaksudkan untuk memposisikan kamera sejajar dengan mata objek yang lebih rendah dari pada kita missal, anak – anak.
§   Low Angle
Pemotretan dilakukan dari bawah. Sudut pemotretan yang dimana objek lebih tinggi dari posisi kamera. Sudut pengembilan gambar ini digunakan untuk memotret arsitektur sebuah bagunan agar terkesan kokoh, megah dan menjulang. Namu, tidak menutup kemungkinan dapat pula digunakan untuk pemotretan model agar terkesan elegan dan anggun.
§   Frog Eye
Sudut penglihatan sebatas mata katak. Pada posisi ini kamera berada di dasar bawah, hampir sejajar dengan tanah dan tidak dihadapkan ke atas. Biasanya memotret seperti ini dilakukan dalam peperangan dan untuk memotret flora dan fauna.

Field Of View
Beberapa jenis komposisi yang umum digunakan dari segi ukuran (field of view) yang akan diambil adalah sebagai berikut :
a. Extreme Close Up
Pengambilan gambar yang sangat dekat sekali dengan objek, sehingga detil objek seperti pori-pori kulit akan jelas terlihat.
b. Head Shot
Pengambilan gambar sebatas kepala hingga dagu.
c. Close Up
Pengambilan gambar dari atas kepala hingga bahu.
d. Medium Close Up
Pengambilan gambar dari atas kepala hingga dada.
e. Mid Shot (setengah badan)
Pengambilan gambar dari atas kepala hingga pinggang.
f. Medium Shot (Tiga perempat badan)
Pengambilan gambar dari atas kepala hingga lutut.
g. Full Shot (Seluruh Badan)
Pengambilan gambar dari atas kepala hingga kaki.
h. Long Shot
Pengambilan gambar dengan memberikan porsi background atau foreground lebih banyak sehinnga objek terlihat kecil atau jauh.
Beberapa jenis komposisi dari segi banyaknya manusia sebagai objek yang difoto adalah sebagai berikut :
a. One Shot
Pengambilan gambar untuk satu orang sebagai objek.
b. Two Shot
Pengambilan gambar untuk dua orang sebagai objek.
c. Three Shot
Pengambilan gambar untuk tiga orang sebagai objek.
d. Group Shot
Pengambilan gambar untuk sekelompok orang sebagai objek.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan gambar, diantaranya
v  Headroom, merupakan ruang diatas kepala yang berfungsi membatasi bingkai dan bagian atas kepala objek.
v  Noseroom, arah pandang atau ruang gerak objek dalam sebuah frame, bertujuan untuk memberikan ruang pandang sehingga terkesan bahwa objek memang sedang melihat sesuatu.
v  Foreground, segala sesuatu yang menjadi latar depan dari objek.
v  Background, segala sesuatu yang menjadi latar belakang objek.

Tekhnik Cinematography

Tekhik gerak kamera

Ada beberapa gerakan kamera yang dapat dilakukan dalam pengambilan gambar. Ini dia teknik-teknik yang biasa digunakan dalam pengambilan gambar.


1. Pan (panning), merupakan gerakan kamera secara horisontal dari kiri ke kanan atau sebaliknya. Pan Right adalah kondisi saat kamera bergerak memutar ke kanan dan Pan Left adalah kondisi ketika kamera bergerak memutar ke kiri.

2. Tilt (tilting), merupakan gerakan kamera secara vertikal, mendongak dari bawah ke atas atau sebaliknya. Tilt up adalah kondisi ketika kamera bergerak mendongak ke atas, sementara Tilt down sebaliknya dari atas ke bawah.

3. Dolly track, merupakan gerakan di atas tripod atau dolly atau semacam rel mendekati atau menjauhi subyek. Dolly in adalah kondisi kamera mendekati subyek dan Dolly out adalah kondisi kamera menjauhi subyek.

4. Pedestal adalah gerakan kamera di atas pedestal yang bisa di naik turunkan. Pedestal up adalah kondisi saat dinaikkan dan pedestal down adalah kondisi saat kamera diturunkan.

5. Crab adalah gerakan kamera secara lateral atau menyamping, berjalan sejajar dengan subyek yang sedang berjalan. Crab left berarti kamera bergerak ke kiri, dan Crab right berarti kamera bergerak ke kanan.

6. Following adalah gerakan kamera mengikuti objek atau actor.

7. Arc adalah gerakan kamera memutar mengitari obyek dari kiri ke kanan atau sebaliknya.


8. Zoom adalah gerakan lensa zoom mendekati atau menjauhi obyek secara optik dengan mengubah panjang fokal lensa dari sudut pandang sempit ke sudut pandang lebar atau sebaliknya. Zoom in adalah kondisi mendekati obyek dari long shot ke close up, sementara Zoom out merupakan kondisi menjauhkan obyek dari close up ke long shot.

Sinematografi


Teknik dan Komposisi Fotografi/Sinematografi



Dasar-dasar Sinematografi
1. Framing :  Kegiatan membatasi adegan / mengatur kamera sehingga mencakup ruang penglihatan yang diinginkan.
2. Angle :  Sudut pengambilan Gambar.
3. Shot size : Cara pengambilan gambar.
4. Komposisi : Penyusunan elemen-elemen dalam sebuah pengambilan gambar, termasuk di dalamnya adalah warna dan objek.
Kamera Subjektif/Objektif

Kamera S. :  Cara pengambilan gambar, seolah-olah audiens 
menjadi bagian dari peran tertentu.

Kamera O. :  Cara pengambilan gambar, dimana audiens hanya menjadi pengamat.
Shot size
Extreme Long Shot
Long Shot
Medium Long Shot
Medium Shot
Medium Close Up
Close Up
Big Close Up
Extra Close Up
Focus

Follow Focus
Fokus kamera mengikuti objek bergerak.

Pull / Rack Focus
Fokus berubah dari satu objek ke objek yang lain.
Ruang Tajam

Ruang Tajam (depth of field) adalah area ketajaman objek foto dari mulai latar depan sampai latar belakang. Ruang tajam bergantung pada tiga hal, yaitu:
-Bukaan diafragma
-Panjang lensa
-Panjang lensa
 Rule of third

Rule of third adalah Sebuah aturan dalam teori fotografi yang mengatakan bahwa subjek tidak seharusnya diletakan di tengah frame. Subjek utama harus diletakan pada perpotongan garis-garis imajiner yang 
membagi frame mejadi 3 bagian.

DSLR Terbaik pilihan Fotografer 2013 pemula

Jenis Kamera DSLR Terbaik pilihan Fotografer

Jenis Kamera DSLR Terbaik pilihan Fotografer | Anda seorang fotografer? Ini dia info Jenis Kamera DSLR Terbaik pilihan Fotografer yang wajib anda ketahui. Wajib karena bisa saja anda salah satu penggunanya, atau anda belum menggunakannya? Kami sarankan silahkanlah beralih ke kamera-kamera DSLR yang kami tampilkan dibawah ini. Berikut ulasan tentang Jenis Kamera DSLR Terbaik pilihan Fotografer:

1. Kamera DSLR Canon EOS 650D

Spesifikasi dari kamera digital Canon 650D merupakan kelanjutan dari canon tipe 600D, Canon tipe 650D ini terintegrasi dengan sensor CMOS Hybrid yang sangat berguna untuk memadukan fungsi  fase deteksi dan fungsi kontras autofokus, keunggulan fitur ini terasa  pada saat fotografer menggunakan 650D untuk proses  perekaman  video. Keberadaan Prosesor yang tertanam pada 650D merupakann generasi Canon Digic 5 14-bit. Fitur andalan lainnya dari canon tipe 650D adalah kamera jenis  DSLR ini sudah dilengkapi dengan  layar sentuh dan vari-angle sehingga semakin memanjakan para pemakainya. Canon tipe 650D adalah jenis DSLR pertama yang memiliki fitur layar sentuh. Fitur pendukung lainnya adalah Hybrid AF yang memberikan fasilitas  efek autofokus  dengan intens ketika  fotografer  memakai mode video dan live mode.
kamera dslr terbaik
Kamera DSLR Canon EOS 650D

2. Kamera DSLR Nikon D70

Nikon tipe D70 membuat anda seperti fotografer professional. Kamera digital terbaik dengan harga terjangkau menjadikan tipe Nikon D70 sebagai buruan utama para fotografer pemula. Merk pabrikan Nikon memproduksi Nikon tipe  D70 yang dilengkapi dengan kemampuan menghasilkan gambar hasil potretan dengan ketajaman dari segi resolusi sehingga menjadikan gambar semakin berkualitas dengan color range yang maksimal. Kemampuan lain dari Nikon D70 adalah dari segi kecepatannya, tercatat hanya diperlukan waktu 1/2 detik dari kondisi kamera ini Off sampai On dan siap untuk digunakan dan hanya 0,1 detik saja waktu yang dibutuhkan untuk mengambil gambar ketika tombol pemotret ditekan. Nikon D70 ini dilengkapi pula dengan hadirnya built-in speedlight dan spesifikasi wajib lainnya seperti autofocus, semakin menjadikan Nikon D70 pantas menjadi pilihan utama. 
kamera dslr terbaik
Kamera DSLR Nikon D70
3. Kamera DSLR Canon 1100D

Apakah anda fotografer pemula? Kamera jenis DSLR Canon 1100D sangat cocok untu Anda. Dari segi kemudahan pemakaian didukung oleh tata letak fungsi kontrol yang sangat sederhana sehingga bagi anda fotografer pemula dapat mengatur dan menggunakan kamera DSLR ini dengan sangat mduah. Keunikan lain dari Kamera DSLR Canon 1100D adalah tersedia dalam pilhan warna merah maron  dan warna abu-abu. DSLR Canon tipe 3100D sudah dilengkapi dengan modus pengaturan otomatis dan memiliki Live View sehingga bagi fotografer pemula akan sangat mudah mendapatkan hasil foto terbaik. DSLR Canon tipe 1100D terintegrasi dengan sensor CMOS dan ketajaman resolusinya sebesar 12 Megapiksel.
kamera dslr terbaik
Kamera DSLR Canon 1100D
4. Kamera DSLR Nikon D3100

Pilhan ideal pantas jatuh pada Kamera jenis DSLR Nikon D3100 . Mengapa demikian? Tak lain karena kemampuannya dalam mengambil gambar yang berkualitas sehari-hari disela aktivitas anda, karena ukurannya yang mungil sehingga memudahkan penggunanya membawa dan menyimpan Nikon 3100 ketika berpergian. Spesifikasi dari  Nikon D3100 adalah adanya  fitur Live View yang mampu merekam video dengan kualitas video Full HD, dilengkapi juga sensor CMOS . Nikon D3100 ini terkenal hemat dalam konsumsi energy baterai dibanding pendahulunya Nikon D3000 dengan sensor CCD nya. Nikon D3100 beresolusi  14 megapiksel dan ISO yang mampu mencapai 3200.
kamera dslr terbaik
Kamera DSLR Nikon D3100
5. Kamera DSLR Canon 550D

Ini dia kamera pamungkas kita dalam postingan Jenis Kamera DSLR Terbaik pilihan Fotografer. Tipe Kamera Terbaik pilhan fotografer, yakni Canon 550D. Dengan segala kemampuan yang dimilikinya, menjadikan Canon 550D kamera paling laris di tahun ini. Meskipun, generasi terbarunya sudah ada yaitu Canon 600D, tetapi tetap Canon 550D paling banyak diincar. Hal ini disebabkan karena Canon 550D memiliki fitur lengkap tetapi harga yang sangat murah bagi seorang pemula. Walaupun murah, tapi tidak murahan yah…hehehehe. Berdasarkan pengalaman pemakainya, Canon 550D terkenal memiliki kualitas yang jauh diatas harganya, menjadikan Canon 550D banyak dipakai oleh semua level fotografer dari amatiran sampai fotografer professional. Keunggulan utama dari Canon 550D diantaranya adalah memiliki resolusi 18 megapiksel, grip Canon 550D ini termasuk kokoh dan aman digunakan, (wuihhhh….tangguh banget kan). Ditambah dengan 550D cukup ringan ketika dibawa dan digenggam. Kemampuannya dalam merekam terkenal sangat tangguh karena mampu merekam video dengan kualitas 1080p/full HD pada frame 24,25 atau 30 fps. Canon 550D dilengkapi prosesor DIGIC 4 serta sensor CMOS.
kamera dslr terbaik
Kamera DSLR Canon 550D
Sekian info tentang Jenis Kamera DSLR Terbaik pilihan Fotografer. Untuk melihat harga terkini dari Kamera DSLR terbaik ini, silahkan ke Spesikasi dan Harga DSLR Nikondan Update Harga Kamera Canon 2013, salam Camerasiana.